Pendekatan Untuk Mengembangkan Program Buat Remaja
1. Melibatkan remaja dalam merancang program
Merancang program yang efektif untuk remaja membutuhkan pemahaman akan kebutuhan dan kepeduliannya. Remaja perlu dilibatkan dalam pengembangan program dan pelaksanaannya untuk meyakinkan bahwa pendekatan yang digunakan menarik, relevan dan menyenangkan. Program-program yang efektif, mendorong remaja untuk menjadi bagian dari proses pembuat keputusan dan mencari umpan balik dari remaja secara teratur. Pada kasus-kasus yang dianggap oleh orang dewasa akan menimbulkan masalah namun oleh para remaja belum tentu dianggap demikian, para penyusun program perlu lebih melibatkan remaja , karena di dalam pengembangan program yang hanya memuaskan minat orang dewasa akan menimbulkan resiko yang lebih besar.
2. Sediakan tempat khusus bagi remaja dengan program yang meremaja
Program, termasuk juga pelayanan jika ada, perlu dirancang dan diberi nama sebagai tempat yang bersahabat dengan remaja. Tidaklah cukup dengan hanya menyebutkan bahwa para orang dewasa akan siap membantu dan melayani remaja. Orang dewasa harus dilatih agar dapat berkomunikasi dengan efektif dengan remaja, terutama dalam KIE SRH dan HIV/AIDS, menghormati remaja sebagai mitra dengan kebutuhan khusus yang harus ditangani secara benar.
3. Mendidik dengan menghibur (Entertain to educate)
Pendidikan-hiburan (Entertainment-Education) atau edutainment menggunakan bentuk yang menghibur untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan. Melibatkan remajadengan hiburan melalui multimedia merupakan suatu ciri khusus yang digemari remaja dan bagus untuk remaja. Ini untuk menghadapi banyaknya pesan-pesan yang disampaikan oleh kebudayaan populer (popular culture) yang mempromosikan perilaku yang tidak sehat. Untuk menunjukkan perilaku positif dan negatif serta menunjukkan akibat yang dapat ditimbulkannya pendekatan ini perlu menggunakan tokoh-tokoh remaja langsung atau sebisanya menggunakan idola remaja dalam menyampaikan narasinya. Remaja senantiasa bereksperimen dengan berbagai macam perilaku, menyampaikan perilaku positif untuk dijadikan panutan sangatlah penting. Pendidikan-hiburan (Entertainment-Education) menggunakan media massa dan media rakyat dalam bentuk populer seperti musik, drama seri dan acara-acara variety untuk menyampaikan pesan-pesan dengan tampilan emosional yang dapat mempengaruhi dan memotivasi remaja untuk berperilaku sehat dan termasuk juga peduli akan SRH dan HIV/AIDS. Dan dalam pelaksanaannya pelibatan remaja dalam kegiatan ini adalah yang utama dalam lembaga remaja.
4. Libatkan remaja dengan teknologi
Sejak lima tahun yang silam penggunaan teknologi komputer untuk konseling perilaku dan pendidikan kesehatan telah menjadi populer. Peningkatan ini terjadi sebagian karena tersedianya komputer yang harganya terjangkau namun mutunya cukup baik, dan dapat mengirim bahan-bahan pendidikan menggunakan komputer kepada orang dalam jumlah yang banyak. Keuntungan dari penyampaian pesan-pesan kesehatan melalui komputer dibandingkan intervensi pendidikan kesehatan tradisional adalah jangkauan untuk mencapai target lebih luas, dan mereka yang ingin mempelajarinya dapat belajar sesuai dengan kemampuannya sendiri.
Comments (2)







Saya ingin memberi komentar untuk poin nomor 1 dan nomor 2. Tidak semua orang dewasa siap bicara tentang isu-isu remaja dengan remaja sendiri. Padahal tanpa menempatkan diri sebagai teman dan sejajar, tidak mungkin remaja akan terbuka membicarakan permasalahan dan dunia mereka. Tak perlu takut dianggap jelek karena kita bicara hal yang positif, berbagi tentang apa yang dulu juga kita alami – yang sekarang sedang dihadapi mereka. Justru bila kita takut bicara, kita dianggap munafik ; karena biar bagaimanapun remaja bukan anak-anak lagi. Mereka bisa menilai kita dari apa yang kita lakukan bukan cuma dari apa yang kita beritahukan.
@ ibu ivy: nah ini ibu guru gaul sudah mampir, terimakasih tanggapannya ya…Memang jaman semakin penuh tantangan, tidak hanya remaja yang menjadi fokus perhatian tetapi orang dewasa dan orang tua juga memiliki pekerjaan rumah yang mesti dikejar yaitu memahami remaja dan berbagai info terbari seputar remaja dan bagaimana berkomunikasi yang efektif.