<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>okanegara.com &#187; Sexuality Blitz</title>
	<atom:link href="http://okanegara.com/category/sexuality-blitz/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://okanegara.com</link>
	<description>sexuality.reproductive health.youth.life.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 May 2010 07:41:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kalau Mendengar Namanya; Coba Tebak Mana Yang Paling Cantik?</title>
		<link>http://okanegara.com/sexuality-blitz/ketika-remaja-bersuara-untuk-perubahan.html</link>
		<comments>http://okanegara.com/sexuality-blitz/ketika-remaja-bersuara-untuk-perubahan.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 10:10:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oka negara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sexuality Blitz]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[ims]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okanegara.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[

Hari ini posting yang ringan aja deh. Jika anda laki-laki, seandainya nih anda belum punya istri atau pacar, atau anda sudah menikah tetapi masih punya jiwa “berpetualang” atau bisa saja anda perempuan dan ingin sekali mendapat teman perempuan yang cantik juga, kira-kira bila diberikan hanya daftar nama-nama berikut ini saja, mana yang akan anda pilih? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span><img class="alignleft size-medium wp-image-256" title="tebak" src="http://okanegara.com/wp-content/uploads/2009/06/tebak-189x300.jpg" alt="tebak" width="189" height="300" />Hari ini posting yang ringan aja deh. Jika anda laki-laki, seandainya nih anda belum punya istri atau pacar, atau anda sudah menikah tetapi masih punya jiwa “berpetualang” atau bisa saja anda perempuan dan ingin sekali mendapat teman perempuan yang cantik juga, kira-kira bila diberikan hanya daftar nama-nama berikut ini saja, mana yang akan anda pilih?</span> <span><br />
<strong>1. Candida</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span>2. Chlamidia</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span>3. Molla</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span>4. Tinea</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Identitas mereka ada pada saya, dan dengan penuh kesadaran mereka ingin sekali dikenal oleh anda. Coba bayangkan kira-kira dari pilihan anda, bagaimana gambaran mereka ini, dan mana yang paling cantik?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Setelah melalui perjalanan sejarah keilmuan yang sangat panjang, bahasa latin akhirnya dipakai sebagai bahasa homogen untuk terminologi ilmiah. Bukan bahasa Inggris. Bapak taksonomi (ilmu yang mempelajari penamaan makhluk hidup) pun yang tadinya bernama asli Carl von Linne, malah lebih dikenal dengan nama Carolus Linneaeus setelah diedit ke bahasa Latin. Sepertinya semuanya sudah pada tahu dong nama ini kalau masih mau mengingat-ingat kembali pelajaran Biologi di kelas satu SMA. Banyak nama dengan istilah dari bahasa latin yang terdengar indah. Atau sesuatu kata kalau sudah dilatinkan akan menjadi indah. Nah beberapa nama tadi itu contohnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Maunya sih tulisan ini tidak dilanjutkan tuntas untuk memberi kesempatan untuk dijadikan quiz saja untuk bisa saling tebak-menebak, tetapi kalau tulisan ini sampai dibaca oleh <a href="http://www.blogdokter.net/">blogdokter</a>, <a href="http://www.daniiswara.net/">dani iswara</a>, <a href="http://www.adywirawan.com/">ady wirawan</a>, <a href="http://www.andaka.com/">deddy andaka</a>, dan yang sejenis mereka (hehe) ya bakal cepat ketahuan. Ok, dilanjutkan saja. Nah, sekali lagi berhati-hatilah dengan istilah latin, karena apa pun itu sering kali akan terdengar indah, padahal belum tentu seindah yang didengar kalau kita tahu artinya. So, Candida itu istilah buat jamur penyebab keputihan pada perempuan yang sering menimbulkan rasa panas, gatal dan bau tidak sedap di kelamin yang nama lengkapnya jamur Candida albicans. Sedangkan Chlamidia itu kuman penyebab infeksi menular seksual yang sering kali gejalanya saru dan kurang khas, kalaupun bisa dikenal tandanya adalah nyeri kencing dan keputihan yang mengganggu dengan nama lengkap Chlamidia trachomatis. Chlamidia ini malah salah satu jenis infeksi menular utama pada perempuan yang sialnya jarang diobati karena memang sering diabaikan gejalanya. Berikutnya adalah Molla, sepertinya keren juga ya, padahal ini nama pendek untuk penyakit hamil anggur, yang nama lengkapnya Mola hydatidosa. Dan Tinea? Haha ini sih jamur yang tumbuh di badan. Panu. Keren kan?<span> </span>Jenisnya ada beberapa diantaranya Tinea versikolor dan Tinea Korporis. So, jadinya mau pilih yang mana nih..????</span></p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okanegara.com/sexuality-blitz/ketika-remaja-bersuara-untuk-perubahan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hitler Ikut Kampanye AIDS?</title>
		<link>http://okanegara.com/sexuality-blitz/367.html</link>
		<comments>http://okanegara.com/sexuality-blitz/367.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 16:47:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oka negara</dc:creator>
				<category><![CDATA[AIDS Corner]]></category>
		<category><![CDATA[Sexuality Blitz]]></category>
		<category><![CDATA[aids]]></category>
		<category><![CDATA[aids campaign]]></category>
		<category><![CDATA[hitler]]></category>
		<category><![CDATA[hiv]]></category>
		<category><![CDATA[saddam husein]]></category>
		<category><![CDATA[stalin]]></category>
		<category><![CDATA[stigma and discrimination]]></category>
		<category><![CDATA[world aids day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okanegara.com/?p=367</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kampanye dengan pencitraan iklan yang hiperbolis berupa klip video berdurasi 45 detik diluncurkan menampilkan sosok “Adolf Hitler” yang tampak berhubungan seksual. Terkesan tanpa menggunakan proteksi. Tetapi rupanya iklan yang akan ditayangkan di TV Jerman dan bisa dilihat di www.aids-is-a-mass-murderer.com ini akan menjadi kontroversial. Iklan ini memang terlihat menarik dan akan sangat mengundang minat untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-369" title="EN-A6-Hitler" src="http://okanegara.com/wp-content/uploads/2009/09/EN-A6-Hitler1-213x300.jpg" alt="EN-A6-Hitler" width="213" height="300" />Sebuah kampanye dengan pencitraan iklan yang hiperbolis berupa klip video berdurasi 45 detik diluncurkan menampilkan sosok “Adolf Hitler” yang tampak berhubungan seksual. Terkesan tanpa menggunakan proteksi. Tetapi rupanya iklan yang akan ditayangkan di TV Jerman dan bisa dilihat di <a href="http://www.aids-is-a-mass-murderer.com/">www.aids-is-a-mass-murderer.com</a> ini akan menjadi kontroversial. Iklan ini memang terlihat menarik dan akan sangat mengundang minat untuk menyimaknya. Tetapi rupanya telah menjadi “sebuah pesan salah” yang bisa berakibat tujuan dari kampanye global penanggulangan HIV dan AIDS menjadi terdistorsi dan tidak tercapai.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjadi sebuah negara maju dengan masyarakat yang <em>well educated</em>, ternyata tidak menjamin bagi sebuah negara sekelas Jerman bisa menghasilkan kemasan iklan berkualitas dengan pesan yang tepat. Pesan layanan masyarakat berupa sebuah dan tiga buah poster yang ditujukan untuk kampanye Hari AIDS Sedunia 1 Desember yang akan datang memperlihatkan tampilan sosok Adolf Hitler, Saddam Hussein, dan Josef Stalin yang masing-masing berhubungan seksual dengan seorang perempuan yang penuh gairah.  Sepertinya persepsi yang ingin dibentuk adalah “tiga manusia pembunuh utama di muka bumi ini” analoginya sama dengan AIDS. Sama-sama pembunuh masa. Sepertinya memang ini maksud dalam kampanye bertitel <strong><em>“AIDS is a mass murderer”</em></strong> ini. Tetapi, cocokkah analogi ini? I don`t think so. Menyamakan AIDS dengan sosok-sosok “bersejarah” tersebut justru akan menimbulkan rasa tidak bersahabat dengan AIDS dan pengidap HIV (tentu saja pengidap HIV dengan AIDS itu sendiri belum dapat dipisahkan sampai saat ini). Iklan ini sangat berpotensi membuat stempel buruk. Stigma. Dan juga diskriminasi. Sebuah stempel yang justru selama ini ingin dikikis, sehingga pencegahan dan penanggulangan HIV bisa mendekati yang diharapkan bersama. Di sini rupanya bumerang itu. Sekali lagi, pencitraan yang dimunculkan justru bisa mengakibatkan bertambah kuatnya stigma.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-370" title="mass" src="http://okanegara.com/wp-content/uploads/2009/09/mass-300x140.jpg" alt="mass" width="300" height="140" />Perlu diingat kembali bahwa HIV dan bahkan AIDS tidak lagi muncul dengan wajah sangar, menakutkan dan penyakitan. Tetapi kini sudah terbiasa tampil dengan wajah yang sangat normal. Ibu rumah tangga yang baik-baik saja,rajin beribadah, tidak pernah selingkuh dan tidak pernah terpikir untuk menggunakan narkoba. Dan tentu saja ingat dengan bayi-bayi yang belum berbuat salahpun bisa kena.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang benar bahwa kita harus kembali mengingat kasus AIDS yang terus bertambah. Sangat baik untuk kembali membangkitkan kesadaran orang banyak dengan pesan yang menyentak. Kembali menyadarkan masyarakat lagi untuk bisa belajar dan diskusi tentang HIV, pencegahannya, penggunaan kondom, menyampaikan bahwa AIDS itu masih selalu ada. Tetapi ingat, kita juga harus mengikis stigma dan diskriminasi.  Paling tidak itu menurut saya. What about you?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okanegara.com/sexuality-blitz/367.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Puteri Duyung Bagaimana Caranya Kawin?”</title>
		<link>http://okanegara.com/sexuality-blitz/pertanyaan-anak-%e2%80%9cputeri-duyung-bagaimana-caranya-kawin%e2%80%9d-ini-cerita-tentang-puteri-duyung.html</link>
		<comments>http://okanegara.com/sexuality-blitz/pertanyaan-anak-%e2%80%9cputeri-duyung-bagaimana-caranya-kawin%e2%80%9d-ini-cerita-tentang-puteri-duyung.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 16:01:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oka negara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sexuality Blitz]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Life]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi seksual]]></category>
		<category><![CDATA[putri duyung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okanegara.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin pagi, ada pertanyaan mengejutkan dari seorang ibu yang punya anak perempuan berusia 11 tahun. Masih kelas 5 SD. Anaknya ngefans berat dengan tokoh kartun Little Mermaid, si puteri duyung cantik. Si ibu ini kebingungan waktu anaknya bertanya, “ Bunda, bagaimana ya caranya puteri duyung kawin?” Rupanya anaknya memiliki keingintahuan yang lebih dari sekedar membaca, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-180" title="300px-waterhouse_a_mermaid1" src="http://okanegara.com/wp-content/uploads/2009/06/300px-waterhouse_a_mermaid1.jpg" alt="300px-waterhouse_a_mermaid1" width="209" height="298" />Kemarin pagi, ada pertanyaan mengejutkan dari seorang ibu yang punya anak perempuan berusia 11 tahun. Masih kelas 5 SD. Anaknya ngefans berat dengan tokoh kartun Little Mermaid, si puteri duyung cantik. Si ibu ini kebingungan waktu anaknya bertanya, “ <strong>Bunda, bagaimana ya caranya puteri duyung kawin?</strong>” Rupanya anaknya memiliki keingintahuan yang lebih dari sekedar membaca, menonton dan menyenangi tokoh kartun kegemarannya. Atau justru anaknya pernah melihat kartun “versi lain” yang mestinya hanya layak dilihat orang dewasa, yang banyak sekali beredar di internet.</p>
<p style="text-align: justify;">Wah, saya juga bingung ditanya seperti itu oleh ibu ini. Yang paling membingungkan saya adalah puteri duyung itu sebenarnya apaan? Itu kan cuma mahluk fantasi. Atau apa memang benar-benar ada? (Jadi seperti misteri Loch Ness saja nih). Ini dulu yang ingin saya cari tahu. Pertanyaan tadi terpaksa saya tunda menjawabnya. Soalnya akan sangat membingungkan menjawab pertanyaan tentang sesuatu yang masih belum jelas kan? Pikiran saya juga mengingat-ngingat waktu kecil dulu beberapa kali main ke Ancol, sempat melihat-lihat ikan besar yang katanya sih ikan duyung. Nah lho, jadi maksudnya yang mana?<span id="more-176"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tentang Puteri Duyung</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-182" title="dugong_dugon" src="http://okanegara.com/wp-content/uploads/2009/06/dugong_dugon.jpg" alt="dugong_dugon" width="270" height="181" />Setelah tanya sana, tanya sini, browsing wikipedia dan beberapa sumber, akhirnya saya sepakat sama diri saya dulu kalau “puteri duyung” itu jelas cuma legenda. Dongeng semata. Sedangkan “ikan duyung” memang ada. Sering disebut dengan “sea cow”. Dan tentu saja puteri duyung dan ikan duyung berbeda. Ikan duyung sebenarnya bukan ikan, tetapi mamalia. Hanya saja habitatnya memang di air. Bentuknya mirip dengan lumba-lumba atau paus kecil. Lumba-lumba dan paus juga masuk kelas mamalia ya. Ikan duyung yang nama latinnya adalah Dugong dugon ini termasuk hewan pemakan alga laut langka yang perlu dilindungi.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang bikin saya tertarik sekarang malah keingintahuan tentang legenda si puteri duyung, karena kisahnya ternyata sangat populer di seluruh dunia. Tadinya saya benar-benar tidak tahu banyak soal ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignright size-full wp-image-184" title="726px-herbert_james_draper_-_ulysses_and_the_sirens_19091" src="http://okanegara.com/wp-content/uploads/2009/06/726px-herbert_james_draper_-_ulysses_and_the_sirens_19091.jpg" alt="726px-herbert_james_draper_-_ulysses_and_the_sirens_19091" width="300" height="247" />Menurut legenda turun temurun, puteri duyung adalah makhluk yang hidup di air, memiliki badan dan kepala perempuan dengan ekor menyerupai ikan. Puteri duyung hidup di dasar laut. Sebagian besar legenda menyebutkan kalau dulunya puteri duyung adalah manusia. Kenapa dia berubah bisa menjadi memiliki ekor ikan, pada beberapa legenda memiliki kisah sendiri-sendiri. Dan kisah-kisah ini sudah sejak berabad-abad yang lalu ada. Dalam mitologi Yunani, puteri duyung ini jumlahnya tidak satu, tetapi banyak. Posisinya seperti kawanan bidadari kalau dibandingkan dengan kisah pewayangan. Mereka disebut para “siren”, tetapi tentunya tetap hidup di laut. Puteri-puteri duyung ini dikatakan sering menggoda para pelaut. Barang siapa lengah dan tergoda maka akan menemui nasib naas di laut.</p>
<p style="text-align: justify;">Masyarakat Babilonia malah pernah menyembah puteri duyung sebagai dewa laut yang dikenal sebagai Ea atau Oannes. Oannes digambarkan sebagai duyung jantan. Dari kata Oannes ini istilah Aqua dan Ocean berasal. Legenda rakyat Assyria bercerita tentang dewi Atargatis, ibu dari ratu Semiramis. Dewi Atargatis jatuh cinta pada seorang gembala, yang justru kemudian terbunuh olehnya. Karena malu, ia menceburkan diri ke danau untuk mengubah diri menjadi ikan. Namun, air danau tidak bisa mengubah dirinya sepenuhnya karena ia masih memiliki kekuatan sebagai seorang dewi. Akhirnya, hanya separuh tubuhnya yang menjadi ikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Legenda rakyat yang paling terkenal juga berasal dari Yunani. Menceritakan bahwa puteri duyung adalah metamorfosis dari “Thessalonike”, adik Alexander Agung yang berubah menjadi puteri duyung setelah meninggal. Yang membuat merinding adalah karena diyakini dia hidup kembali di laut Aegea, dan selalu menanyakan nasib kakaknya. Dia hanya menanyakan satu hal bila ada pelaut melintas. Ini selalu membuat para pelaut takut setengah mati bila mengarungi laut Aegea. Dia selalu bertanya: “Zi o basiliás Aléxandros?” (Apakah Alexander Agung masih hidup?). Jika mendengar suara seperti itu di laut, maka demi keselamatan sebaiknya dijawab; “Zi k? basileúi!” (Dia masih hidup dan masih berkuasa). Bila tidak menjawab seperti itu, maka ia berangsur-angsur berubah menjadi Gorgon dan mencelakai pelaut yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Wikipedia menyebutkan bahwa……”<em>kisah puteri duyung juga sangat populer di beberapa negara, seperti: “Mami Wata” dari Afrika barat dan tengah; “Russalki” (Rusalka) dari Rusia dan Ukraina; “Merrow” dari Irlandia dan Skotlandia; “Oceanid”, “Nereid”, dan “Naiad” dari Yunani, ketiganya adalah nymph air. Dalam dongeng dan cerita rakyat Eropa, ada makhluk yang wujudnya menyerupai puteri duyung disebut “Melusine”, berwujud wanita dari kepala sampai pinggang, sedangkan berwujud ikan dari pinggang ke bawah, dengan dua ekor yang bercabang atau kadang-kadang seperti ular. Di Jepang, jika manusia memakan daging puteri duyung, maka akan memperoleh keabadian. Dalam beberapa cerita rakyat di Eropa, puteri duyung dapat mengabulkan permohonan</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Puteri Duyung Saat Ini</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penokohan puteri duyung kini semakin terkenal karena dikemas dalam bentuk imajinasi dan fantasi baru sebagai makhluk asing yang menawan untuk tujuan edukasi anak dan komersial. Putri duyung kembali dikenal sebagai mahkluk cantik dongeng The Little Mermaid (1836) karya Hans Christian Andersen. The Little Mermaid (1989) versi Walt Disney studio, yang mengadaptasi cerita Hans Christian Anderson ini cukup laris dinikmati sebagai tontonan keluarga, bercerita tentang puteri duyung yang menginginkan sepasang kaki. Film ini dibuat sekuelnya dengan judul ‘’’The Little Mermaid 2: Return to the sea’. Bahkan tokoh puteri duyung juga muncul dalam novel Peter Pan dan Harry Potter.</p>
<p style="text-align: justify;">Film box office “Splash” (1984), membawa popularitas kepada Darryl Hannah dan Tom Hanks. Hannah berperan sebagai Madison, si puteri duyung yang jatuh cinta kepada manusia. Ia dapat memiliki kaki dan berjalan di darat, namun kapanpun air menyentuh tubuhnya, ia berubah menjadi puteri duyung.<br />
Masih ingat film yang ada banyak berseliweran puteri-puteri duyung cantik di seri “Marina” yang diputar di salah satu TV swasta Indonesia beberapa tahun lalu? Film produksi 2004 ini adalah serial TV sukses dari Filipina, dibintangi oleh artis cantik Claudine Barretto. Marina adalah serial fantasi pertama dari ABS-CBN dan menjadi sangat terkenal.</p>
<p style="text-align: justify;">Kisah tentang puteri duyung juga pernah cukup populer di dunia sinetron Indonesia. Sinetron dengan pemeran utama Ayu Azhari sebagai si puteri duyung dalam sinetron “puteri Duyung”. Menurut saya sinetronnya kurang bermutu ya. Tapi itulah selera Indonesia. Sinetron ini jiplakan dari film Putri Duyung (1985) dengan bintang Eva Arnaz dan mantan suaminya Barry Prima. Yang ternyata film ini juga jiplakan dari “Splash”. Sementara dari Hong Kong, tampil Christy Chung sebagai putri duyung dalam Mermaid Got Married (1996), dengan lawan main Ekin Cheng dan Takeshi Kaneshiro.</p>
<p style="text-align: justify;">Puteri duyung juga ternyata dijadikan sebagai sebuah lambang sebuah daerah. Puteri duyung yang membawa perisai dan pedang menjadi lambang Warsawa, ibukota Polandia. Patungnya juga terdapat di sana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Lalu, Kalau Begitu Jawaban Pertanyaan si Ibu Apa?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hmm, tetap bingung. Lha wong puteri duyung itu cuma fantasi. Dongeng. Makhluk yang nggak jelas kok. Pencarian cerita puteri duyung cuma nambah wawasan tentang legendanya saja. Tapi, kalau dipaksain juga, kalau kawinnya dipaksain dilihat berdasarkan Undang-Undang no 1 tahun 1974, ya dipaksain juga mengurus dulu si puteri duyung sebagai manusia saja. Jadi dibawa dulu ke darat, biar punya kaki, jadi manusia dulu, biar lengkap syarat administrasinya. Jadinya cerita dongengnya bisa berakhir happy ending di catatan sipil kan. Hehe.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi kalau pengertian kawin di sini maksudnya adalah aktivitas seksual? Ya tetap bisa saja. Toh aktivitas seksual tidak harus penetratif. Bisa kissing, licking, petting, sambil nungging…Walaupun kelaminnya tidak jelas ada dimana dan seperti apa, tetapi organ seksual yang lain masih bisa difungsikan. Payudara misalnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi kalau pengertiannya kawin untuk bereproduksi? Ampunn…yang ini jelas saya nggak bisa jawab. Maaf ya Bu…</p>
<p style="text-align: justify;">(Dari beberapa sumber)</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Lukisan pertama adalah masterpiece dari John William Waterhouse berjudul ‘’A Mermaid’’, dilukis dari tahun 1895. Lukisan tersebut sempat hilang dan ditemukan kembali pada tahun 1970-an; Lukisan kedua adalah Ulysses and the Sirens, 1909, karya Herbert James Draper (1863-1920).</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okanegara.com/sexuality-blitz/pertanyaan-anak-%e2%80%9cputeri-duyung-bagaimana-caranya-kawin%e2%80%9d-ini-cerita-tentang-puteri-duyung.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAFE session; Apa Sih Yang Dimaksud Femidom Itu?</title>
		<link>http://okanegara.com/sexuality-blitz/safe-apa-itu-femidom.html</link>
		<comments>http://okanegara.com/sexuality-blitz/safe-apa-itu-femidom.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 15:42:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oka negara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sexuality Blitz]]></category>
		<category><![CDATA[femidom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okanegara.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[SAFE (Sex Answer For Everyone) adalah acara on air interaktif tentang seksualitas yang saya asuh di radio BaliFM, salah satu radio di Bali yang berkomitmen di edukasi pendidiakn dan kesehatan, tiap Jumat Malam 22.00-24.00. Awalnya bersama saudara Valent, sekarang dengan saudari Tari dan Dicka. Berikut secara selektif saya munculkan ringkasan materi-materi yang pernah  disampaikan.
1. Senarnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">SAFE (Sex Answer For Everyone) adalah acara on air interaktif tentang seksualitas yang saya asuh di radio BaliFM, salah satu radio di Bali yang berkomitmen di edukasi pendidiakn dan kesehatan, tiap Jumat Malam 22.00-24.00. Awalnya bersama saudara Valent, sekarang dengan saudari Tari dan Dicka. Berikut secara selektif saya munculkan ringkasan materi-materi yang pernah  disampaikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-174" title="femidom1" src="http://okanegara.com/wp-content/uploads/2009/06/femidom1-225x300.jpg" alt="femidom1" width="225" height="300" />1. Senarnya femidom itu apa ya?<br />
Femidom adalah istilah untuk kondom perempuan. Ada juga yang menyebutnya femindom.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Apa sama dengan kondom pada laki-laki?<br />
Fungsinya sama, tetapi tentu bentuknya disesuaikan dengan anatomi organ kelamin perempuan, karena mesti dipasangkan di vagina. Fungsi femidom juga untuk mencegah kehamilan dan memproteksi dari penularan infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS. Ukuran femidom lebih besar dibandingkan dengan kondom. Femidom berbentuk silinder dengan panjang 17 cm dan diameter sekitar 7 cm. Pada kedua ujungnya terdapat cincin yang terbuat dari polyuretan yang berguna untuk menghalangi cairan sperma masuk ke dalam rahim. Selain terbuat dari polyuretan, femidom juga ada yang berbahan lateks.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Apakah ini sebuah hal yang baru?<br />
Sebenarnya tidak. Dalam kepentingan sebagai alat kontrasepsi, femidom sudah pernah digunakan secara luas juga sebagai pilihan alat kontrasepsi. Tetapi karena sempat dianggap kurang praktis dibandingkan pilihan yang lain pada pertempuan seperti pil KB, susuk KB, suntik KB dan spiral, akhirnya tidak diproduksi dalam jumlah besar lagi. Tetapi dalam konteks pencegahan HIV/AIDS, terutama di Indonesia, femidom adalah sebuah hal yang baru, sehingga sangat perlu disosialisasikan.<br />
<span id="more-170"></span><br />
4. Kenapa baru disosialisasikan lagi ?<br />
Serupa dengan kondom, maka femidom salah satunya juga berfungsi untuk mencegah IMS, termasuk HIV AIDS, karena fungsinya sebagai barrier dari kontak cairan kelamin dan darah saat berhubungan seksual. Nah kalau dilihat selama ini ternyata salah satu kendala dari kampanye HIV AIDS selama ini adalah tidak optimalnya pencegahan karena masih lemah dan timpangnya pengambilan keputusan dalam penggunaan kondom. Sebagian laki-laki masih enggan untuk menggunakan kondom dengan berbagai alasan. Ini tentunya sangat menghambat upaya pencegahan atau penekanan laju pertambahan kasus HIV AIDS. Dan ini sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi, apalagi Indonesia sudah masuk katagori negara dengan status epidemi HIV AIDS terkonsentrasi. Karena itu sudah selayaknya femidom disosialisasikan lagi sebagai salah satu pilihan lain dan ini artinya sudah saatnya juga perempuan juga bisa berdaya, dan ikut berperan dalam upaya pencegahan HIV AIDS. Lewat femidom ini.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Jadi femidom ini sebagai bentuk pemberdayaan perempuan juga ?<br />
Benar. Perempuan pun bisa ikut dalam pencegahan HIV AIDS. Dan perempuan pun bisa melindungi dirinya juga dari HIV AIDS. United Nation General Assembly Special Session on HIV/AIDS (UNGASS) melaporkan alasan utama peningkatan kasus HIV di Papua adalah tingginya angka konsumsi seks komersial di masyarakatnya. Ditambah, angka hubungan seks tanpa kondom juga tinggi. Di Papua lebih dari 43% kasus infeksi HIV terjadi pada perempuan yang bukan penjaja seks alias perempuan yang tidak berisiko tinggi. Mereka ini tertular HIV dari suami/pasangan yang suka ‘jajan’ tidak aman. Jadi perempuan juga harus bisa melindungi dirinya dengan ikut berdaya. Penggunaan femidom juga untuk “memindahkan” keputusan penggunaan kondom kepada perempuan, karena umumnya laki-laki masih banyak yang malas menggunakan kondom.</p>
<p style="text-align: justify;">6. Bukannya femidom itu kurang praktis? Bahkan dulu sebagian perempuan juga bilang takut kalau femidom nya “tertelan”. Lalu keunggulannya di mana ?<br />
Berbagai alat bantu yang digunakan pada tubuh kita tentunya memiliki teknik sendiri dalam penggunaannya. Apa pun itu pasti ada baik buruknya. Termasuk kenyamanan dalam pemakaian dan penggunaan. Tetapi tentunya femidom sudah dirancang sangat elastis dan mampu mengikuti kontur dari vagina, sehingga bila sudah terbiasa memakai maka perempuan tidak akan kesulitan lagi. Dan femidom telah dirancang dengan 2 ring di kedua ujungnya, sehingga aman digunakan. Dan ada yang nilai plusnya nih, berbeda dengan kondom pria yang disebutkan katanya bisa mengurangi kegairahan, femidom justru bisa meningkatkan gairah kedua pasangan pada saat melakukan hubungan seksual, karena ada busa tipis di ring sebelah dalam yang bisa menimbulkan sensai seksual yang berbeda. Femidom yang banyak diproduksi di Inggris dan India ini juga telah populer di berbagai negara seperti Brasil, Uganda, Zimbabwe dan Thailand. Kelebihan femidom lainnya adalah dapat dipasang selama lebih dari 8 jam sebelum melakukan hubungan seks. Dengan demikian sejak fase foreplay hingga penetrasi tak akan terjadi interupsi ‘memasang kondom’ yang akan membuat hubungan seksual sedikit terganggu.</p>
<p style="text-align: justify;">7. Nah, yang tadi kan fungsi serta keunggulan femidom, lalu kira-kira apa saja kelemahan atau kendala yang mungkin dijumpai untuk femidom ini?<br />
Pemakaian femidom memang lebih rumit dibandingkan dengan kondom laki-laki yang lebih praktis. Untuk pemakaiannya, salah satu cincin bagian dalam dimasukkan ke dalam vagina dan ditempelkan ke mulut rahim, sementara sisi lainnya menahan posisi kondom di mulut vagina.<br />
Juga keberadaannya yang masih jarang dan juga harganya yang lebih mahal dibandingkan kondom laki-laki. Jika kondom laki-laki dijual berkisar Rp 1.500, maka femidom dijual mulai dari Rp15.000 perbungkusnya (satu bungkus isi 3). Selain itu, pemakai femidom pun tak bisa bebas melakukan hubungan dengan beragam gaya. Agar cairan sperma tidak tumpah, maka sebaiknya hubungan dilakukan dengan menggunakan gaya missionaries [konvensional], dan hindari posisi woman on top. Penggunaan femidom pun disarankan agar tidak dipakai berbarengan dengan kondom laki-laki..</p>
<p style="text-align: justify;">8. Kapan femidom ini akan mulai disosialisasikan, dan apa sudah beredar?<br />
Sudah. Sudah ada di beberapa apotik. Dan sebenarnya Komisi Penanggulangan AIDS dan DKT, sebuah LSM Internasional di bidang sosialisasi kontrasepsi, sudah melakukan survei uji coba femidom di beberapa daerah di Indonesia. yakni, Semarang, Jatinegara Jakarta, dan Papua. Derah itu dipilih, karena kasus HIV dan IMS nya cukup tinggi. Survei ini telah selesai dilakukan di akhir November 2006. Awal tahun 2007 femidom telah dilaunching dan sekarang masih terus disosialisaikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okanegara.com/sexuality-blitz/safe-apa-itu-femidom.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAFE session; Apa Saja Mitos Seks Yang Banyak Beredar?</title>
		<link>http://okanegara.com/sexuality-blitz/safesex-answer-for-everyone-apa-saja-mitos-seks-yang-banyak-beredar.html</link>
		<comments>http://okanegara.com/sexuality-blitz/safesex-answer-for-everyone-apa-saja-mitos-seks-yang-banyak-beredar.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 19:23:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oka negara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sexuality Blitz]]></category>
		<category><![CDATA[mitos seks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okanegara.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[SAFE (Sex Answer For Everyone) adalah acara on air interaktif tentang seksualitas yang saya asuh di radio BaliFM, salah satu radio di Bali yang berkomitmen di edukasi pendidiakn dan kesehatan, tiap Jumat Malam 22.00-24.00. Awalnya bersama saudara Valent, sekarang dengan saudari Tari dan Dicka. Berikut secara selektif saya munculkan ringkasan materi-materi yang pernah  disampaikan.
Ask:
Apa saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">SAFE (Sex Answer For Everyone) adalah acara on air interaktif tentang seksualitas yang saya asuh di radio BaliFM, salah satu radio di Bali yang berkomitmen di edukasi pendidiakn dan kesehatan, tiap Jumat Malam 22.00-24.00. Awalnya bersama saudara Valent, sekarang dengan saudari Tari dan Dicka. Berikut secara selektif saya munculkan ringkasan materi-materi yang pernah  disampaikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-150" title="myths" src="http://okanegara.com/wp-content/uploads/2009/05/myths.gif" alt="myths" width="269" height="246" />Ask:<br />
Apa saja mitos seks yang banyak beredar?</p>
<p style="text-align: justify;">Answer:<br />
Membicarakan tentang seks hari ini tentu saja bukan sesuatu yang baru. Tetapi sumber informasi seks yang benar memang masih belum banyak diketahui, terutama oleh remaja. Dan ternyata banyak sekali mitos yang masih dipercaya oleh masyarakat. Sebelumnya perlu dulu mengetahui apa itu mitos. Mitos adalah suatu ungkapan yang belum tentu benar, tetapi sudah dianggap atau diyakini benar oleh masyarakat.<br />
Berikut ini ada sebagian mitos seks yang banyak beredar, dan semuanya adalah keliru.<br />
1. Hubungan seks pertama kali selalu ditandai dengan keluarnya darah dari vagina.<br />
2. Loncat-loncat setelah berhubungan seks pasti tidak akan menyebabkan kehamilan.<br />
3. Keperawanan dapat ditebak dari cara berjalan dan bentuk pinggul.<br />
4. Perempuan yang berdada besar dorongan seksualnya besar.<br />
5. Masturbasi bisa menyebabkan lutut kopong.<br />
6. Sering masturbasi bisa membuat mandul.<br />
7. IMS (Infeksi Menular Seksual) dapat dicegah dengan mencuci alat kelamin.</p>
<p>Mitos seks berikutnya akan dilanjutkan lagi di posting berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okanegara.com/sexuality-blitz/safesex-answer-for-everyone-apa-saja-mitos-seks-yang-banyak-beredar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesehatan Seksual Milenium; Deklarasi Montreal 2005</title>
		<link>http://okanegara.com/sexuality-blitz/kesehatan-seksual-untuk-milenium-deklarasi-montreal-2005.html</link>
		<comments>http://okanegara.com/sexuality-blitz/kesehatan-seksual-untuk-milenium-deklarasi-montreal-2005.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 10:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oka negara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sexuality Blitz]]></category>
		<category><![CDATA[deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[seksualitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okanegara.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini insert tentang kabar terbaru tentang kesehatan seksual, walaupun kongresnya sudah tahun 2005, tetapi banyak yang belum mengetahui dan perlu kembali disosialisasikan karena banyak kabar baru.
Asosiasi Kesehatan Seksual Se-Dunia:Kongres Dunia Tentang Seksologi ke-17,Deklarasi Montreal 2005 “Kesehatan Seksual untuk Milenium”
Kami, para peserta Kongres Seksologi Se-Dunia ke-17, menyatakan komitmen kami terhadap Misi Asosiasi Kesehatan Seksual Se-Dunia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-119" title="sexual-health" src="http://okanegara.com/wp-content/uploads/2009/05/sexual-health-251x300.jpg" alt="sexual-health" width="251" height="300" />Berikut ini insert tentang kabar terbaru tentang kesehatan seksual, walaupun kongresnya sudah tahun 2005, tetapi banyak yang belum mengetahui dan perlu kembali disosialisasikan karena banyak kabar baru.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Asosiasi Kesehatan Seksual Se-Dunia:Kongres Dunia Tentang Seksologi ke-17,Deklarasi Montreal 2005 “Kesehatan Seksual untuk Milenium”</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kami, para peserta Kongres Seksologi Se-Dunia ke-17, menyatakan komitmen kami terhadap Misi Asosiasi Kesehatan Seksual Se-Dunia (World Association for Sexual Health – WAS), untuk mempromosikan kesehatan seksual selama hidup. Kami juga menegaskan kembali dukungan kami terhadap Deklarasi Hak Seksual WAS 1999; Rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Pan-Amerika (Pan-American Health Organization)/ Laporan WAS 2000 yang berjudul “Promosi Kesehatan Seksual: Rekomendasi bagi Aksi/Tindakan;” dan Definisi Kerja Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2002 tentang: Kesehatan Seksual dan Hak Seksual. Berdasarkan kebutuhan mendesak untuk melakukan aksi bersama demi mencapai tujuan kesehatan dan pembangunan yang berkesinambungan dan demi mencapai standar yang dinyatakan dalam kesepakatan internasional, termasuk dalam Deklarasi Milenium, kami mendeklarasikan bahwa:</p>
<p style="text-align: justify;">Promosi Kesehatan Seksual merupakan inti utama untuk mencapai kesehatan dan kesejahteraan serta pembangunan berkesinambungan, dan lebih khususnya untuk menerapkan Tujuan Pembangunan Milenium. Baik individu maupun masyarakat yang memiliki kesehatan menduduki posisi yang lebih baik untuk memberikan kontribusi mereka dalam upaya untuk menghapus kemiskinan individual maupun masyarakat. Dengan cara meningkatkan tanggung jawab sosial maupun individu dan interaksi sosial yang setara, promosi kesehatan seksual akan mendorong peningkatan kualitas hidup serta mewujukan perdamaian. Dengan demikian kami mendorong semua pemerintah, organisasi internasional, sektor swasta, institusi akademi dan masyarakat umum, dan khususnya, semua organisasi anggota Asosiasi Kesehatan Seksual Dunia untuk:<span id="more-15"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Mengakui, mempromosikan, meyakinkan dan melindungi hak-hak seksual bagi semua</strong><br />
Hak seksual merupakan unsur tak terpisahkan dari Hak Asasi Manusia yang mendasar dan, dengan demikian, hak ini bersifat mencakup semua dan universal. Kesehatan seksual tidak bisa dicapai tanpa adanya hak seksual bagi semua.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Berkembang ke arah kesataraan gender<br />
</strong>Kesehatan seksual memerlukan adanya kesataraan gender dan rasa hormat. Ketimpangan yang terkait gender serta ketidakseimbangan kekuasaan menghambat interaksi manusia yang konstruktif dan selaras dan dengan demikian juga menghambat tercapainya kesehatan seksual.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Menghapuskan semua jenis kekerasan dan pelecahan seksual<br />
</strong>Kesehatan seksual tidak bisa dicapai sebelum semua orang terbebas dari stigma, diskriminasi, pelecehan, paksaan dan kekerasan seksual.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Memberikan akses universal untuk pendidikan dan informasi tentang seksualitas yang komprehensif (menyeluruh).<br />
</strong>Untuk mencapai kesehatan seksual, semua individu, termasuk pemuda, harus memiliki akses ke arah pendidikan seksualitas yang komprehensif, dan informasi kesehatan seksual dalam seluruh siklus kehidupan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Menjamin bahwa program – program kesehatan reproduktif mengakui betapa pentingnya kesehatan seksual.<br />
</strong>Reproduksi merupakan dimensi seksualitas manusia yang amat penting dan, bila diinginkan dan direncanakan, mungkin bisa memberikan kontribusi untuk memperkuat hubungan – hubungan dan pencapaian pribadi. Kesehatan seksual bukan hanya sekedar kesehatan reproduktif saja, karena ini merupakan sebuah konsep yang meliputi semuanya. Dalam upaya untuk menangani berbagai dimensi seksualitas dan kesehatan seksual dengan cara yang komprehensif, program – program kesehatan reproduktif yang terkini harus lebih diperluas.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Menghentikan dan mengendalikan penyebaran HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) lainnya.<br />
</strong>Akses universal untuk pencegahan, tes dan konseling sukarela, perawatan dan pengobatan HIV/AIDS yang komprehensif serta bentuk IMS lainnya merupakan hal sama-sama pentingnya bagi kesehatan seksual. Dengan demikian secepatnya harus ada peningkatan program – program yang menjamin keberadaan akses universal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>7. Mengidentifikasi, menangani, dan mengatasi keluhan, disfungsi dan gangguan seksual<br />
</strong>Karena pemenuhan seksual memberikan kapasitas untuk meningkatkan kualitas hidup, maka amatlah penting bag kuta untuk mengakui, mencegah dan mengatasi semua keluhan, disfungsi dan gangguan seksual.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>8. Mendapatkan pengakuan bahwa kenikmatan seksual merupakan sebuah unsur dari kesejahteraan manusia<br />
</strong>Kesehatan seksual bukan merupakan sekedar situasi bebas penyakit. Keniktmatan dan kepuasan seksual merupakan unsur yang tidak terpisahkan dari kesejahteraan manusia, sehingga unsur ini membutuhkan pengakuan dan promosi yang bersifat universal.</p>
<p style="text-align: justify;">Amatlah penting agar rencana aksi bagi pembangunan berkesinambungan di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional untuk memprioritaskan intervensi kesehatan seksual, mengalokasikan sumberdaya – sumberdaya yang mencukupi, menangani hambatan – hambatan masyarakat yang sistemik, struktural serta untuk memantau kemajuannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okanegara.com/sexuality-blitz/kesehatan-seksual-untuk-milenium-deklarasi-montreal-2005.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A boy’s perspective: for real?</title>
		<link>http://okanegara.com/youth-world/a-boy%e2%80%99s-perspective-for-real.html</link>
		<comments>http://okanegara.com/youth-world/a-boy%e2%80%99s-perspective-for-real.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 10:57:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oka negara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reproductive Health]]></category>
		<category><![CDATA[Sexuality Blitz]]></category>
		<category><![CDATA[Youth World]]></category>
		<category><![CDATA[komik]]></category>
		<category><![CDATA[pubertas]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[seksualitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://okanegara.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[



Ini adalah sebuah komik sederhana yang dibuat oleh AndrewLin buat gurl.com.
Di sini Andrew ingin bercerita bagaimana keinginan seorang remaja cowok yang ingin belajar tentang seks. Silakan click di sini.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="posttitle"></div>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p><a title="for-real-comic1.gif" href="http://okanegara.files.wordpress.com/2008/03/for-real-comic1.gif"><img src="http://okanegara.files.wordpress.com/2008/03/for-real-comic1.gif" alt="for-real-comic1.gif" /></a></p>
<p>Ini adalah sebuah komik sederhana yang dibuat oleh AndrewLin buat gurl.com.<br />
Di sini Andrew ingin bercerita bagaimana keinginan seorang remaja cowok yang ingin belajar tentang seks. Silakan click di <a href="http://www.gurl.com/showoff/comix/pages/0,,605672_714445-1,00.html" target="_blank">sini</a>.</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okanegara.com/youth-world/a-boy%e2%80%99s-perspective-for-real.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
