11 Mitos Seks Yang Masih Dipercaya Remaja
By oka negara on Jul 15, 2008 in Sexuality Blitz, Youth Playroom
Remaja bicara seks? Ini bukan sesuatu yang baru lagi. Tetapi sumber informasi seks yang benar memang masih belum banyak diketahui, atau kalaupun ada, remaja masih kesulitan untuk mengaksesnya. Sehingga yang banyak beredar adalah informasi-informasi yang tidak tepat tentan kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja. Banyak sekali mitos-mitos yang masih dipercaya, yang bisa jadi membawa remaja makin jauh dari jangkauan informasi yang benar tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi, termasuk aktivitas seksual yang sudah dijalani oleh sebagian remaja. Bisik-bisik diantara remaja soal lutut yang kopong dan cara jalan yang bisa menggambarkan status keperawanan, sudah sering kita dengar. Semua itu kok bisa ya dipercaya oleh remaja kita?
Berikut ini adalah sebagian mitos-mitos seksualitas yang banyak beredar di sekitar remaja kita hasil dari inventarisasi lembaga KISARA (Kita Sayang Remaja) dan mungkin juga menjadi pendapat kita selama ini. Ingat, mitos itu adalah informasi yang keliru, jadi bukan informasi yang benar. Jadi tugas kita semua buat meluruskannya sesuai fakta sesungguhnya. Oke, ini dia sebelas mitos diantara banyak mitos lainnya:
1.Berhubungan seks dengan pacar merupakan bukti cinta
Faktanya, berhubungan seks bukan cara untuk menunjukan kasih sayang pada saat masih pacaran, melainkan karena disebabkan adanya dorongan seksual yang tidak terkontrol dan keinginan untuk mencoba-coba. Rasa sayang kita dengan pacar bisa ditunjukkan dengan cara lain.
2.Hubungan seks pertama kali selalu ditandai dengan keluarnya darah dari vagina.
Faktanya, tidak selalu hubungan seks yang pertama kali itu keliahatan berdarah. Apabila komunikasi seksual terjalin dengan baik dan hubungan seksual dilakukan dalam keadaan siap dan disertai foreplay yang cukup bisa tidak memunculkan adanya perdarahan.
3.Loncat-loncat setelah berhubungan seks tidak akan menyebabkan kehamilan.
Faktanya, ketika spermatozoa sudah memasuki vagina, maka spermatozoa akan mencari sel telur yang telah matang untuk dibuahi. Loncat-loncat tidak akan mengeluarkan spermatozoa. Jadi, tetap ada kemungkinan untuk terjadinya pembuahan atau kehamilan.
4.Selaput dara yang robek berarti sudah pernah melakukan hubungan seksual atau tidak perawan lagi
Faktanya tidak selalu demikian. Selaput dara merupakan selaput kulit yang tipis yang dapat meregang dan robek karena beberapa hal. Selain karena melakukan hubungan seks, selaput dara juga bisa robek karena melakukan olah raga tertentu seperti naik sepeda dan berkuda. Karena itu, robeknya selaput dara belum tentu karena hubungan seks, malah ada juga perempuan yang sudah menikah dan berhubungan seks berkali-kali tapi selaput daranya masih utuh dan tidak koyak karena selaput daranya elastis.
5.Keperawanan dapat ditebak dari cara berjalan dan bentuk pinggul
Faktanya, keperawanan tidak bisa dilihat dari bentuk pinggul atau cara jalan. Keperawanan kadang dipandang dari 2 sisi, bagi yang memandang dari sisi fisik saja (ini berkaitan dengan selaput dara), tapi hanya bisa diketahui melalui hasil pemeriksaan dokter. Jadi hanya dari pemeriksaan khususlah yang memungkinkan diketahuinya selaput dara robek atau tidak serta kemungkinan penyebabnya. Hanya saja keperawanan kembali lagi bukan cuma fisik. Kedua, dari sisi psikososial yang mengacu pada apakah seseorang perempuan sudah pernah melakukan hubungan seks atau belum. Ini sebaiknya yang dijadikan acuan, tetapi keperawanan bukan berarti segalanya di hari begini.
6.Dorongan seksual laki-laki lebih besar daripada perempuan.
Faktanya, dorongan seksual merupakan hal yang alamiah muncul pada setiap individu pada umumnya dimulai saat ia menginjak masa pubertas (karena mulai berfungsinya hormon seksual). Dan ini sangat wajar dan seimbang baik pada laki-laki maupun perempuan. Faktor yang mempengaruhi dorongan seksual antara lain kepribadian, pola sosialisasi, dan pengalaman seksual. Dorongan seksual perempuan sering disebut-sebut lebih kecil dari laki-laki kerena lingkungan menganggap perempuan yang mengekspresikan dorongan seksualnya adalah perempuan yang “nakal atau kurang baik” , sementara laki-laki tidak pernah dipermasalahkan.
7.Perempuan yang berdada besar dorongan seksualnya besar.
Faktanya tidak seperti itu. Secara medis, tidak ada hubungan langsung antara ukuran payudara dengan dorongan seksual seseorang. Dorongan seksual itu ditentukan oleh kepribadian, pola sosialisasi, dan pengalaman seksual (melihat, mendengar, atau merasakan suatu rangsangan seksual).
8.Masturbasi bisa menyebabkan lutut kopong
Faktanya, masturbasi tidak menyebabkan lutut menjadi kopong. Spermatozoa tidak diproduksi dan tidak disimpan di dalam lutut, melainkan di testis. Mungkin setelah masturbasi, biasanya timbul rasa lelah, karena masturbasi mengeluarkan banyak energi. Itulah yang membuat menjadi lemas, jadi bukan karena lututnya jadi kosong.
9.Sering masturbasi bisa membuat mandul
Faktanya, secara medis masturbasi tidak menggangu kesehatan fisik selama dilakukan secara aman (tidak sampai menimbulkan luka atau lecet). Resiko fisik biasanya berupa kelelahan. Pengaruh masturbasi biasanya bersifat psikologis, seperti perasaan bersalah, berdosa dan kadarnya berbeda-beda bagi setiap orang. Kemandulan justru biasanya akibat dari IMS (infeksi menular seksual) atau penyakit lainnya seperti kanker atau karena sebab fisik lainnya misalnya kualitas sperma yang kurang baik.
10.Minuman bersoda akan dapat mempercepat selesainya menstruasi.
Faktanya, menstruasi adalah proses pendarahan yang disebabkan luruhnya dinding rahim sebagai akibat tidak adanya pembuahan. Sakit tidaknya atau lancar tidaknya menstruasi seseorang selain dipengaruhi oleh hormon juga dipengaruhi faktor psikis, bukan karena minum minuman bersoda.
11.IMS dapat dicegah dengan mencuci alat kelamin.
Faktanya tidak ada sabun atau desinfektan apa pun yang dapat mencegah IMS. Justru pada perempuan, jika mencuci bagian dalam vagina terlalu sering akan mempertinggi resiko terkena keputihan karena sabun dapat mengurangi kadar keasaman permukaan vagina yang sebetulnya berfungsi untuk membunuh kuman-kuman normal yang ada.
Mitos-mitos tersebut ternyata memang sudah hidup subur di masyarakat. Pengaruh mitos-mitos tersebut masih sangat kuat, bahkan juga di antara para remaja yang justru lagi giat-giatnya mencari informasi tentang seks dan kesehatan reproduksi. Banyak yang mempercayainya sehingga tidak jarang kita temui kasus-kasus yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi bermula dari keyakinan dari mitos-mitos tersebut. Hal itu terjadi karena tidak lengkapnya informasi tentang kesehatan reproduksi yang bisa diakses oleh remaja, baik melalui lembaga formal seperti sekolah, keluarga atau masyarakat pada umumnya.
Sekarang tergantung kepada diri remajanya masing-masing, karena mereka yang akan menjalaninya nanti. Apakah akan menelan mentah-mentah mitos tersebut ataukah akan mencermatinya lebih lanjut guna memastikan kebenarannya. Kalau kita masih terpengaruhi dengan mitos-mitos diatas, yang rugi ya diri kita sendiri. Dan bagi yang sudah mengetahui fakta yang sebenarnya, silakanlah tetap yakin dengan kebenarannya, jangan goyah. Bahkan cobalah ikut serta untuk menginformasikan fakta-fakta ini ke rekan-rekan remaja yang lainnya sehingga semakin banyak remaja yang mengerti dan makin bertanggung jawab dengan segala perilaku dan pilihannya.
(okanegara, tulisan ini pernah dimuat di Bali Post Minggu)






Pernah dimuat di Bali Post ya? Pantesan rasanya dah pernah baca, tp lupa…
Dek Didi | Jun 19, 2008 | Reply
biasanya gw pake alasan pertama buat ajak ml orang. tapi kebanyakan gagalnya.
monsterikan | Jun 19, 2008 | Reply
itulah bukti bahwa norma2 di indonesia sudah bobrok
teman2 lain salah mendefenisikan arti dari CInta, Pacaran dan Hubungan
Gelandangan | Jun 20, 2008 | Reply
Saya merasa ada kerancuan dalam menilai perawan atau tidak dok.Seperti misalnya pada point 5, keperawanan bisa dilihat dari selaput dara yg robek,yg bisa di ketahui dari pemeriksaan dokter (saya ga tau juga gimana cara pemeriksaannya)Kesimpulan sementara kalo selaput dara robek berarti sudah tidak perawan,Tapi kalo selaput dara robek belum tentu juga karena sudah pernah berhubungan intim kan.bisa saja karena olah raga,dll.(seperti point 4).
ady gondronk | Jun 20, 2008 | Reply
betul! kembali ke diri sendiri!
*** Nyambung ga nih…
imsuryawan | Jun 20, 2008 | Reply
waduh. okanegara in red. kelamaan di blog merah ini, mata lumayan capek dok. pliss dok, need help. pas buka, emang asyik. cling. setelah 5 menit, amboi membakar.
luhde | Jun 20, 2008 | Reply
Wah, themenya merah. Jadi semangat neh….

Semua point diatas pernah saya denger Dok, kecuali point no. 6
Gung De | Jun 20, 2008 | Reply
@ Dek didi: iya, diminta redakturnya buat menulis ini beberapa waktu lalu dek..
@ monsterikan: sebaiknya dilakukan dengan tanggung jawab dan pertimbangan
@ Gelandangan: ini dinamika yang perlu disikapi dengan informasi yang lebih baik,di sekolah juga perlu disampaikan informasinya
@ ady gondronk: memang keperawanan masih saja menjadi bahan mitos dan pembicaraan yang ramai, memang bukan tentang selaput dara, tetapi lebih tentang sebuah proses dan perjalanan serta pilihan dalam berprilaku seksual, yang penting remaja bisa bertanggungjawab dengan masa remajanya
@ imsuryawan: betul deh, semua kembali ke diri sendiri, tapi mitos memang harus dieliminasi supaya bisa berinteraksi dengan lebih baik dengan orang lain ya
@ luhde: iya ya.masih coba-coba nih, mau ganti lagi tapi belum ngerti..
@ Gung De: mau ganti themenya ah..tulungin caranya dong. iya dorongan seksual laki dan perempuan itu sama saja.kalau dibilang cowok lebih besar dorongan seksualnya itu keliru.
oka negara | Jun 20, 2008 | Reply
haik…. mitosnya keren sempet percaya ama yang ginian, namun yang namanya mitos susah buat di ilangin,ada satu mitos yang pernah saya dengar, apa bener dok, posisi dalam ML juga dapat menentukan jenis kelamin anak? thanks…
ick | Jun 20, 2008 | Reply
Kayaknya pengganti Pangkahila Bros. Telah muncul.
imcw | Jun 20, 2008 | Reply
wah rumah baru bro… selamat
Perlu metode yang tepat untuk merubah pemahaman terutama mitos2 tsb diatas…
gabung di blog ikm bro isi kategori kesehatan reproduksinya
http://usph.wordpress.com
Ady | Jun 20, 2008 | Reply
dok,
namanya juga mitos,
ya jelas dong banyak yang percaya…
agung | Jun 21, 2008 | Reply
nah… itulah kebiasaan orang2 sekarang… berapapun usia mereka.. apa2 selalu ditelen mentah2. Makanya kebiasaan membaca itu penting sekali. (nah lho???)
biyung nana | Jun 21, 2008 | Reply
wah ternyata oh ternyata. dulu saya sempet termakan beberapa mitos diatas
devari | Jun 21, 2008 | Reply
banjir trafik banjir trafik gara2 lintasberita
kasih contoh bos caranya masuk berita terpilih
ronao | Jun 22, 2008 | Reply
Kalau mau buktikan pasangan kita benar-benar cinta, ajak nikah. Disitu letak sucinya cinta.
bams | Jun 23, 2008 | Reply
paling nggak percaya yang namanya mitos dok..
he.he..
*ternyata pindah rumah toh… duuhh.. rasanya baru seminggu menghilang dari blogspere kok semuanya baru…*
*MAKAN-MAKAN™.!!!*
Yanuar | Jun 24, 2008 | Reply
Wuih theme baru, semangat baru!

Mitos no 5 tuh lucu juga, jadi inget ama seorang temen yang suka mengomentari keperawanan orang dari cara jalannya
Deddy | Jun 24, 2008 | Reply
@ ick: ya mitos memang menarik dibicarakan, tapi tetap jangan dipercaya ya…
@ imcw: haha..beliau-beliau itu kan suhu dan panutan saya..
@ Ady: boleh juga, bisa deh..nanati segera meluncur ke usph.wordpress.com
@ agung: tapi jangan diikuti gung,itu keliru.mitos tetap saja sesuatu yang tidak benar.
@ biyung nana: nah, bener, coba semuanya mau ikut mb nana untuk rajin membaca ya
@ devari: jangan lagi ya..mari eliminasi mitos2 ini
@ ronao: iya, sejak dimuat lintasberita.com, trafficnya tinggi banget, kunjungan perhari diatas 600, malah artikel ini banyak yang baca, sampai hari ini hampir 1000 orang, syukur deh bisa lebih banyak berbagi
@ bams: tapi kan banyak juga tuh nikah yang tidak berdasar cinta, demi materi lah, kawin paksa, kawin kontrak..
@ yanuar: kapan dong makan-makannya pada bisa..
@ Deddy: iya ded, masih banyak tuh yang seperti itu..
oka negara | Jun 24, 2008 | Reply
aq bukan tuhan yang maha pemaaf,dan dosa melakukan hubungan sampe g perawan lagi bagiku dosa besar dan aku sebagai manusia bertuhan saya takut tuk melakukan dosa itu.
dengan demikian sy berharap dapat istri yang belom terjamah siapapun.amin…dan kalau ketahuan dl dia nakal,,,,ya itu kesempatan saya cari istri lagi.enak kan banyak istrinya….
ada yang setuju g???
rinto | Jun 24, 2008 | Reply
wahhhh …. Saylow banget nih, saylow pernah kasih kursus mengenai hal diatas…hehehehehe…… Saya interes dengan yang nomor satu dok…biasanya begitu realitanya..hehehehheehhe
bogeloblast | Jun 24, 2008 | Reply
selamat ya pak
semoga sukses selalu serem juga lintasberita saya kira cuma maenan menuju TKP
ronao | Jun 25, 2008 | Reply
kalo ndak salah pernah dimuat juga di Wiyata Mandala yah ? tapi taun lama sih. jaman saya masih nongkrong disitu.
pandebaik | Jun 25, 2008 | Reply
Mitos yang selalu tidak terbukti kebenarannya, jadi jangan percaya dengan mitos, percayalah dengan fakta… ya kan dok…
dewabenny | Jun 25, 2008 | Reply
ooo,gitu ya…
makasih informasinya
qori | Jun 26, 2008 | Reply
saya masi kecil, ga ngerti sex hehehe peace
yudi | Jun 27, 2008 | Reply
@ rinto: wah, mau senengnya saja nih,..jangan dong.mencintai seseorang kan berarti sudah dengan keseluruhan apa yang ada di dia..
@ ronao: thanks juga
@ pandebaik: yang di WM itu yang edisi sebelumnya…ini sudah direvisi lagi lewat survey lho
@ dewabenny: sipp
@ qori: terimakasih juga sudah berkunjung
@ yudi:walah…
oka negara | Jun 27, 2008 | Reply
wah…wah….
makasih om, infonya:D
Amrul | Jun 30, 2008 | Reply
ya ya ya, semoga dgn adanya internet, remaja dan adik2 kita bisa lebih luas wawasannya
wira | Jul 1, 2008 | Reply
heheh semoga adik-adik dan remaja membaca posting ini supaya yang namanya mitos ga jadi salah kaprah
Mario | Jul 28, 2008 | Reply
Dear, pak Oka! Sy tertarik skl dgn info2 yg Bapak suguhkan. Mskpn sy tdk bergelut sesuai dg background pendidikan sy sbg sarjana biologi,info2 ini jstru membuat ilmu sy di bidang biologi smakin bertambah.Btw, pak Oka brdsrkan mitos no.10 sy setuju krn beberapa kali sy lakukan & faktanya proses menstruasi semakin lancar serta fase selesainya jg smkn cepat. Terlebih lg rasa sakit yg srg dirasakan pd saat haid jg smkin berkurang. Menurut Bapak, apa ini ada hbngnnya dgn kandungan effervescent minuman tsb? Sorry just share!!!
IMA | Jul 31, 2008 | Reply
@ all:iya,jangan salah kaprah.itu semua mitos.
@ IMA: soda tidak berpengaruh signifikan terhadap kelancaran haid.
oka negara | Jul 31, 2008 | Reply
OMG, that’s hilarious! Sorry, I know it’s not a laughing matter, but no.3 and 8!!!
Thanks infonya, dok. Banyak, lho, di antaranya yang baru pertama kali saya ketahui. Bagus buat referensi.
Oh, ya. Mau tanya juga, sebenarnya tampon bisa merusak hymen, nggak sih? Kalau pada produknya tertulis tidak. Tetapi saya pernah baca kalau bisa. Logika saya mengatakan tidak, karena tampon itu diameternya kecil dan hymen itu cukup elastis. Tapi bingung juga harus percaya yang mana…
Satu lagi, saya sama sekali nggak tahu ini benar atau nggak. Karena nggak ada penjelasannya yang berdasarkan penelitian, saya nggak percaya. Katanya kalau vaginal Candidiasis harus banyak mengonsumsi produk yoghurt. Katanya berhubungan dengan acidophilus. Sepertinya orang-orang percaya ini meningkatkan keasaman vagina sehingga meningkatkan pertahanan dan Candida-nya mati. Semacam itulah. Menurut saya ini nggak masuk akal, emangnya yoghurtnya dari saluran pencernaan masuk ke saluran genitalia? Masalahnya saya baca ini di sebuah artikel dan ditambah lagi dikatakan oleh orang-orang di sebuah forum yang membenarkan setelah mencoba sendiri. Dokter tahu nggak soal ini?
Sorry, ya, jadi agak ke luar jalur. Tapi kan masih soal mitos… Dan masih soal genitalia… Walaupun nggak tentang seks… Thanks, dok!
Samantha | Sep 13, 2008 | Reply
emm, menarik jg tuhh… dmn, aq bs dpt infrmsi lbg bnyk lg??
dzilla | Nov 20, 2008 | Reply