Memakai Alat Bantu Seks, Normalkah?

Kasus:

Seorang laki-laki, 36 tahun, dan sudah menikah, merasa kehidupan seksualnya baik-baik saja. Namun, tanpa diketahui sebelumnya ternyata istrinya, 32 tahun, menggunakan alat bantu seks yang berbentuk seperti kelamin laki-laki, di kamar mandi seusai berhubungan seksual. Mengetahui kejadian ini si suami menjadi kecewa, karena rupanya selama ini istrinya jarang mencapai orgasme. Mereka sudah menikah beberapa tahun dan dikaruniai seorang anak. Normalkah sang istri? Apa yang salah pada suaminya?

1) Apa itu alat bantu seks?
Alat bantu yang dipakai dalam hubungan seksual atau memuaskan dorongan seksual. Ada yang menyebutnya juga dengan sextoys.

2) Apa saja macamnya?
Berbagai macam alat bantu seks, kian banyak ditawarkan, termasuk juga di Denpasar. Jenisnya pun sangat beragam, mulai dari tiruan kelamin (dildo) atau atau vibrator, hingga yang berbentuk boneka seks seukuran manusia (sex doll). Lima tahunan lalu, mungkin alat bantu seks belum benyak dibicarakan. Selain masih dianggap tabu atau sering dibilang tidak normal, juga belum banyak yang tahu dimana mendapatkannya. Dan memang penjualannya masih sembunyi-sembunyi mendompleng penjualan obat kuat dan lain-lain. Dengan perkembangan bisnis online ternyata memungkinkan mendapatkan informasi dari internet dengan lebih luas dan transaksi dilakukan secara online. Saat ini China disebut-sebut sebagai produsen utama yang memproduksi 70% pasaran alat bantu seks di seluruh dunia, mulai dari dildo, vibrator, bondage equipment, hingga blow up doll dengan berbagai macam variasinya.

3) Siapa yang biasa memakainya?
Yang menarik, malah belakangan ini transaksi alat bantu seks oleh beberapa penjualnya dikatakan lebih tinggi berasal dari kalangan perempuan daripada laki-laki. Karena memang dilihat dari ragam bentuk yang umum ditawarkan di pasaran yang lebih laku adalah alat Bantu seks yang berbetuk kelamin laki-laki.. Meskipun menurut informasi dari lembaga Gaya Dewata di Bali, disebutkan bahwa alat-alat bantu berbentuk kelamin laki-laki juga seringkali digunakan juga oleh kaum gay. Tetapi, tentu saja laki-laki juga banyak yang menggunakannya. Disamping vaginator, tiruan kelamin perempuan, ring penis, rambut binatang tertentu yang ditancap di kelamin, biji mutiara yang dipasang disekitar leher penis, obat oles, dan lain-lain. Terutama dikaitkan dengan aprodisiaka (bahan yang dianggap bisa membantu meningkatkan potensi seksual). Tentang aprodisiaka akan dibahas berikutnya. Sebenarnya alat bantu seks dapat digunakan oleh mereka yang memang membutuhkannya. Misalnya dilihat dari kasus suami yang tidak dapat melayani istri dengan baik, daripada kemudian bakal terjadi perselingkuhan maka alat bantu seks adalah salah satu solusi. Meski alat bantu seks dapat gunakan oleh laki-laki dan perempuan, di Indonesia, seperti yang sempat disebutkan sebelumnya, penggunaan alat bantu seks untuk pria masih tidak terlalu popular. Kalau pasangan mengijinkan untuk memakai alat bantu seks, maka tidak masalah untuk digunakan. Karena itu tergantung dari komitmen bersama.

4) Apa penggunaan alat bantu seks adalah tanda ada kelainan seksual?
Tidak seperti itu. Masalahnya ada juga salah satu pasangan yang menggunakan alat bantu seks secara terbuka diketahui oleh pasangannya. Misalnya: pasangannya sedang tinggal jauh. Atau bisa juga buat variasi seksual. Tetapi kalau dipakai dengan sembunyi-sembunyi dari pasangannya ini yang perlu ditelusuri, karena bisa berarti komunikasi seksual yang buruk. Contohnya ya kasus diatas dimana ternyata tanpa diketahui ternyata istri tidak mencapai orgasme dan suami juga tidak tahu. Namun, tidak perlu merasa khawatir. Walaupun menggunakan alat bantu, bukan berarti si istri mengalami kelainan seksual. Meski demikian, jika kemudian ternyata setelah ditelusuri jika si istri mengalami hambatan orgasme melalui hubungan seksual. Inilah yang harus diperhatikan, khususnya apa penyebabnya

5) Kalau tidak punya pasangan seksual?
Nah ini lain lagi, ini salah satu bentuk penyaluran dorongan seksual saja, asal jangan keterusan dan menjadi prioritas utama. Nanti sudah punya pasanganj resmi malah tetap pasangan dinomorduakan..Namun pada beberapa kalangan selibat sudah menjadi rahasia umum kalau ada beberapa bahkan banyak juga yang menggunakan alat bantu seks untuk penyaluran dorongan seksual. Demikian juga dilaporkan dilakukan beberapa tahanan serta komunitas pelaut.

6) Apa penyebabnya?
Tergantung motivasinya. Misalnya pada kasus ini penyebabnya bisa:
Pertama, ada hambatan psikis terhadap si suami. Kedua, kurang mendapat rangsangan efektif ketika melakukan hubungan seksual. Keadaan ini dapat terjadi karena posisi hubungan seksual yang tidak cukup memberikan rangsangan bagi istri, atau si suami mengalami disfungsi seksual, misalnya ejakulasi dini. Penyebab ini perlu diketahui bila ingin membantu istri agar dapat mencapai orgasme dan kepuasan seksual melalui hubungan seksual2. Dengan mengatasi penyebab, hambatan orgasme melalui hubungan seksual dapat diatasi. Tentu saja, untuk mengatasi penyebabnya bukanlah hal yang selalu mudah.

5) Ada resikonya?
Menggunakan alat bantu tidak akan menyebabkan pasangan menjadi tak tertarik lagi kepada kita. Alat bantu seks tidak akan pernah dapat menggantikan keberadaan pasangan secara total karena tentu saja karakternya berbeda dengan manusia. Namun, ketidaktertarikan mungkin saja muncul kemudian kalau pasangan, misalnya istri terus merasa kecewa karena tidak pernah puas atau tidak pernah mencapai orgasme setiap melakukan hubungan seksual. Karena itu, komunikasi seksual yang baik adalah kunci utama, karena ini juga akanĀ  menentukan keharmonisan keluarga. Dan pastikan juga alat bantu yang dipakai tetap bersih atau tidak kotor.

Ini adalah materi talkshow SAFE (Sex Answer For Everyone) di BaliFM Edisi 14

15 Comment(s)

  1. ow, dimanakah toko sex di denpasar dok? :)
    heheh curious aja…
    lalu apakah black stone jamaica juga bisa dikategorikan alat bantu sex?
    *melirik seorang seleb blogger* :)

    devari | Jun 27, 2008 | Reply

  2. @kisahnya: masalahnya bukan pada si istri yang pake sex toys, tetapi masalahnya ada di antar kedua orang suami istri tersebut. karena sudah seharusnya seks tidak hanya soal penetrasi tetapi juga soal bagaimana membangun komunikasi yang positif untuk hubungan seksual yang sehat. kalo mang gak capai orgasme bilang donk, suami juga harus terima ketika istri mengakuinya dengan jujur (mungkin harus cari gaya baru tuh he……he….).
    btw, saya mang pernah baca bahwa ternyata banyak istri yang belum pernah tahu seperti apa itu orgasme dan sayangnya tidak pernah mencoba mencari tahu (fiuh menyedihkan…)

    via | Jun 27, 2008 | Reply

  3. Pak Dok, kalo tangan apakah termasuk Sex Toys gak…saya kadang pake tangan juga…hehehehehe….

    bogeloblast | Jun 27, 2008 | Reply

  4. wah, pak dokter tahu saja kalau di denpasar juga sudah ada yang menjualnya. memang penjualannya sembunyi-sembunyi.ibu-ibu juga banyak yang beli.tapi memang sebaiknya komunikasi tetap nomer satu.setuju sama pak dokter.saya sering dengar acara SAFE nya di baliFM, bagus sekali.pak dokter ini gaull..

    roy | Jun 27, 2008 | Reply

  5. @ devari: di denpasar memang dijualnya masih sembunyi-sembunyi. ada beberapa toko berlabel nama toko obat kuat china dengan ukuran toko kecil dan agak tertutup. untuk yang toko penjualan kondom dan beberapa asesoris hubungan seksual yang terbuka ada dijual di salah satu toko kondom yang ada di centro kuta. salah satu investigasi pernah dimuat di sini http://www.balebengong.net/2007/10/27/alat-bantu-seks-dari-vibrator-hingga-boneka-seks/. tentang jamaican stone (baik yang blackstone maupun yang gel), saya kurang memahami kandungannya, yang ini katanya digunakan untuk erection enhancher atau memperbaiki ereksi. padahal gangguan ereksi penyebabnya bisa fisik atau psikis lho. kalau ereksi sudah bagus ya nggak perlu lah si jamaican ini.
    @ via: bener banget vi, yang paling utama adalah komunikasi seksual bersama yang baik, kan ini buat keharmonisan keluarga
    @ bogeloblast: gel…kebanyakan nonton JAV pasti nih..
    @ roy: terimakasih mas roy..

    oka negara | Jun 27, 2008 | Reply

  6. Oh di dps ada toko sek ya pak dokter ? * beli boneka sek ah…..
    waduh kalo timun ato terong itu termasuk sek toys ngga pak ? wekekkke

    penyu | Jun 28, 2008 | Reply

  7. kalau dok?????????he

    nanang | Jun 29, 2008 | Reply

  8. Akhirnya ganti suasana. :) Themenya lumayan ceria. :)

    imcw | Jun 29, 2008 | Reply

  9. jadi teringat ma temen, yang minta di beliin kondom bergerigi, semangat untuk beli, tapi pas mau di coba ndak jadi, pasangannya nangis ketakutan liatin kondom yang aneh… :lol:

    ick | Jun 30, 2008 | Reply

  10. waduh…
    sebagai lelaki, saya harus belajar banyak dari dokter…

    tapi saya pengen gak pake alat bantu niy om…
    padahal kalo kita udah tua nanti, “senjata” kita dah loyo…..

    gimana dunks ??

    Amrul | Jun 30, 2008 | Reply

  11. ooooooooooooo

    wira | Jul 1, 2008 | Reply

  12. huahauahaua…dr.oka bisa jadi makelar Sex toys … :D
    btw, beli dimana ya dok…:D

    widari | Jul 3, 2008 | Reply

  13. dok,aku dah biasa sex sma pacar aku..
    skrg aku kuliah d luar daerah..
    sering ga nahan..
    apa aku blh pke sextoys??

    oan | Oct 6, 2008 | Reply

  14. @ penyu: ada tapi sembunyi sembunyi. sebuah toko kondom di centro juga menyimpan beberapa sex toys buat di jual
    @ nanang: ada sih..buat koleksi
    @ imcw: biar lebih betah ngeblog..
    @ ick: jangan sampai nangis dong..
    @ amrul: sebaiknya nggak usah pake alat bantu lho..
    @ wira: mau?
    @ widari: lho, bukannya ikhe udah punya?
    @ oan: coba deh baca artikelnya lagi, ada dibahas kok

    oka negara | Nov 8, 2008 | Reply

  15. doc, Q masi 17 tahun, klo mau pake seks toy bole ga?

    yeni | Dec 27, 2008 | Reply

Post a Comment