Kesehatan Seksual untuk Milenium; Deklarasi Montreal 2005
By oka negara on Mar 2, 2008 in Drugs Zone, Sexuality Blitz
Berikut ini insert tentang kabar terbaru tentang kesehatan seksual, walaupun kongresnya sudah tahun 2005, tetapi banyak yang belum mengetahui dan perlu kembali disosialisasikan karena banyak kabar baru.
Asosiasi Kesehatan Seksual Se-Dunia:
Kongres Dunia Tentang Seksologi ke-17,
Deklarasi Montreal 2005
“Kesehatan Seksual untuk Milenium”
Kami, para peserta Kongres Seksologi Se-Dunia ke-17, menyatakan komitmen kami terhadap Misi Asosiasi Kesehatan Seksual Se-Dunia (World Association for Sexual Health - WAS), untuk mempromosikan kesehatan seksual selama hidup. Kami juga menegaskan kembali dukungan kami terhadap Deklarasi Hak Seksual WAS 1999; Rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Pan-Amerika (Pan-American Health Organization)/ Laporan WAS 2000 yang berjudul “Promosi Kesehatan Seksual: Rekomendasi bagi Aksi/Tindakan;” dan Definisi Kerja Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2002 tentang: Kesehatan Seksual dan Hak Seksual. Berdasarkan kebutuhan mendesak untuk melakukan aksi bersama demi mencapai tujuan kesehatan dan pembangunan yang berkesinambungan dan demi mencapai standar yang dinyatakan dalam kesepakatan internasional, termasuk dalam Deklarasi Milenium, kami mendeklarasikan bahwa:
Promosi Kesehatan Seksual merupakan inti utama untuk mencapai kesehatan dan kesejahteraan serta pembangunan berkesinambungan, dan lebih khususnya untuk menerapkan Tujuan Pembangunan Milenium. Baik individu maupun masyarakat yang memiliki kesehatan menduduki posisi yang lebih baik untuk memberikan kontribusi mereka dalam upaya untuk menghapus kemiskinan individual maupun masyarakat. Dengan cara meningkatkan tanggung jawab sosial maupun individu dan interaksi sosial yang setara, promosi kesehatan seksual akan mendorong peningkatan kualitas hidup serta mewujukan perdamaian. Dengan demikian kami mendorong semua pemerintah, organisasi internasional, sektor swasta, institusi akademi dan masyarakat umum, dan khususnya, semua organisasi anggota Asosiasi Kesehatan Seksual Dunia untuk:
1. Mengakui, mempromosikan, meyakinkan dan melindungi hak-hak seksual bagi semua
Hak seksual merupakan unsur tak terpisahkan dari Hak Asasi Manusia yang mendasar dan, dengan demikian, hak ini bersifat mencakup semua dan universal. Kesehatan seksual tidak bisa dicapai tanpa adanya hak seksual bagi semua.
2. Berkembang ke arah kesataraan gender
Kesehatan seksual memerlukan adanya kesataraan gender dan rasa hormat. Ketimpangan yang terkait gender serta ketidakseimbangan kekuasaan menghambat interaksi manusia yang konstruktif dan selaras dan dengan demikian juga menghambat tercapainya kesehatan seksual.
3. Menghapuskan semua jenis kekerasan dan pelecahan seksual
Kesehatan seksual tidak bisa dicapai sebelum semua orang terbebas dari stigma, diskriminasi, pelecehan, paksaan dan kekerasan seksual,
4. Memberikan akses universal untuk pendidikan dan informasi tentang seksualitas yang komprehensif (menyeluruh).
Untuk mencapai kesehatan seksual, semua individu, termasuk pemuda, harus memiliki akses ke arah pendidikan seksualitas yang komprehensif, dan informasi kesehatan seksual dalam seluruh siklus kehidupan.
5. Menjamin bahwa program – program kesehatan reproduktif mengakui betapa pentingnya kesehatan seksual.
Reproduksi merupakan dimensi seksualitas manusia yang amat penting dan, bila diinginkan dan direncanakan, mungkin bisa memberikan kontribusi untuk memperkuat hubungan – hubungan dan pencapaian pribadi. Kesehatan seksual bukan hanya sekedar kesehatan reproduktif saja, karena ini merupakan sebuah konsep yang meliputi semuanya. Dalam upaya untuk menangani berbagai dimensi seksualitas dan kesehatan seksual dengan cara yang komprehensif, program – program kesehatan reproduktif yang terkini harus lebih diperluas.
6. Menghentikan dan mengendalikan penyebaran HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) lainnya.
Akses universal untuk pencegahan, tes dan konseling sukarela, perawatan dan pengobatan HIV/AIDS yang komprehensif serta bentuk IMS lainnya merupakan hal sama-sama pentingnya bagi kesehatan seksual. Dengan demikian secepatnya harus ada peningkatan program – program yang menjamin keberadaan akses universal.
7. Mengidentifikasi, menangani, dan mengatasi keluhan, disfungsi dan gangguan seksual
Karena pemenuhan seksual memberikan kapasitas untuk meningkatkan kualitas hidup, maka amatlah penting bag kuta untuk mengakui, mencegah dan mengatasi semua keluhan, disfungsi dan gangguan seksual.
8. Mendapatkan pengakuan bahwa kenikmatan seksual merupakan sebuah unsur dari kesejahteraan manusia
Kesehatan seksual bukan merupakan sekedar situasi bebas penyakit. Keniktmatan dan kepuasan seksual merupakan unsur yang tidak terpisahkan dari kesejahteraan manusia, sehingga unsur ini membutuhkan pengakuan dan promosi yang bersifat universal.
Amatlah penting agar rencana aksi bagi pembangunan berkesinambungan di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional untuk memprioritaskan intervensi kesehatan seksual, mengalokasikan sumberdaya – sumberdaya yang mencukupi, menangani hambatan – hambatan masyarakat yang sistemik, struktural serta untuk memantau kemajuannya.






Post a Comment